Menurut Kantor Berita Internasional ABNA, front perlawanan Islam Irak mengumumkan
serangan pesawat tak berawak mereka terhadap pangkalan militer Amerika di Irak
dan Suriah. Menurut laporan ini, Perlawanan Islam Irak mengumumkan dalam sebuah
pernyataan bahwa sebagai tanggapan atas kejahatan yang dilakukan oleh Zionis
terhadap warga Palestina di Gaza, pangkalan militer Amerika yang menduduki di
desa Al-Khadra, yang terletak di dalam wilayah Suriah, adalah ditargetkan
dengan drone dan drone tersebut langsung mengenai sasaran.
Di sisi lain, pangkalan Amerika Ain al-Asad di Irak barat menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak Perlawanan Islam Irak. Menyebut serangan ini sukses, Perlawanan Islam Irak mengumumkan bahwa serangan itu dilakukan sebagai respons atas kejahatan rezim Zionis di Gaza.
Dua hari lalu, Kementerian Pertahanan AS (Pentagon) mengumumkan, merujuk pada jumlah serangan terhadap pasukannya di Timur Tengah, “Pasukan Amerika di Timur Tengah telah diserang sebanyak 74 kali sejak 17 Oktober lalu.”
Satu jam sebelum perlawanan Islam di Irak mengumumkan kemartiran lima pasukannya dan memperingatkan pasukan Amerika bahwa mereka harus menunggu serangan yang lebih menyakitkan untuk akhirnya bisa diusir dari negara itu.
Setelah dimulainya serangan rezim Zionis di Jalur Gaza, perlawanan Islam Irak telah puluhan kali menyerang pangkalan Amerika di berbagai wilayah Irak dan Suriah.